Acts 10:28
Lalu, Petrus berkata kepada mereka, “Kamu tahu bahwa adalah kekejian bagi orang Yahudi untuk berhubungan atau mengunjungi orang bukan Yahudi, tetapi Allah telah menunjukkan kepadaku bahwa aku tidak seharusnya menyebut siapa pun haram atau najis.
Alkitab (Bahasa Indonesia)
In The King James Version
In Context
Cross References
Isaiah 65:5yang berkata, ‘Menjauhlah, 2 jangan mendekat kepadaku 1 karena aku lebih suci darimu!’ 2 Mereka inilah asap dalam hidung-Ku, suatu api yang menyala sepanjang hari.” 1
John 4:9Perempuan Samaria itu berkata kepada Yesus, “Bagaimana mungkin Engkau, orang Yahudi, meminta air minum kepadaku yang adalah perempuan Samaria?” + 4:9 orang Samaria Meski sama-sama berlatar belakang Yahudi, orang Samaria dan orang Israel memiliki sejarah permusuhan yang panjang. Pada waktu itu, para pemimpin agama Yahudi melarang pemakaian barang yang sudah dipakai oleh orang Samaria. Jadi, menurut peraturan itu, Yesus tidak boleh minum dari alat minum yang sudah dipakai oleh perempuan itu. (Sebab, orang Yahudi tidak bertegur sapa dengan orang Samaria.)
John 18:28Kemudian, mereka membawa Yesus dari tempat Kayafas ke gedung pengadilan, + 18:28 Kata aslinya Praitorion (Praetorium) = markas besar (tentara) atau tempat tinggal gubernur. waktu itu masih dini hari, dan mereka sendiri tidak masuk ke dalam gedung pengadilan supaya mereka tidak menajiskan diri + 18:28 menajiskan diri Hal ini tidak tertulis dalam hukum Musa. Menurut tradisi orang-orang Yahudi, orang-orang Yahudi tidak boleh masuk rumah orang-orang yang bukan Yahudi. Alasan untuk peraturan itu adalah supaya jangan menyentuh sesuatu yang dianggap najis menurut Hukum Musa. sehingga boleh makan Paskah.
Acts 10:34Lalu, Petrus membuka mulutnya dan berkata, “Sekarang, aku benar-benar mengerti bahwa Allah tidak menunjukkan keberpihakan.
Acts 11:9Akan tetapi, suara itu menjawab untuk kedua kalinya dari langit, ‘Apa yang telah Allah tahirkan, jangan sekali-kali kamu sebut haram!’
Acts 22:21Setelah itu, Yesus berkata kepadaku, ‘Pergilah! Sebab, aku akan mengutus kamu jauh kepada bangsa-bangsa lain.’”